Pages

Wednesday, April 3, 2013

Apa itu Hypothermia?

Apa itu Hypothermia ? Hypothermia adalah kondisi medis yang terjadi ketika tubuh kita kehilangan suhu panas dibanding kemampuannya memproduksi suhu, menyebabkan suhu tubuh rendah yang berbahaya.
Suhu tubuh normal manusia berkisar 37 C dan Hypothermia terjadi ketika suhu tubuh turun dibawah 35 C.

Ketika suhu tubuh menurun, jantungmu, sistem syaraf, dan organ-organ lainnya tidak dapat bekerja dengan baik. Kalian akan kehilangan mobilitas dan akan kesulitan menggerakan bagian tubuh seperti jari tangan. Jika dibiarkan tanpa perawatan, dapat mengarah kepada gagal jantung dan sistem pernapasan yang pada akhirnya mengarah PASTInya kepada kematian. Hypothermia dapat membunuh anda tidak hanya dalam hitungan jam, tapi menit.
Suhu Tubuh


Orang mungkin waspada tapi tidak sadar jika dia sendiri sudah terkena hypothermia. Menggigil, tangan dan kaki menjadi dingin, berkurangnya kemampuan bergerak, dan rasa sakit karena hawa dingin adalah beberapa gejalanya.

Penyebab utamanya adalah terekspos pada suhu dingin, baik karena hujan deras, angin, ataupun air yang dingin. For you information, being wet + exposed to cold wind is a recipe for Death. Banyak orang yang meremehkan hal seperti ini, padahal sudah cukup banyak penggiat alam terbuka yang meninggal karenanya.
Minimnya persiapan dan pengetahuan mungkin bisa menjadi salah satu penyebabnya.

Jika kalian bepergian jauh, bawalah perlengkapan yang mendukung, dan itu dimulai dari sesuatu yang sederhana yang melekat pada tubuh kalian, Yap, pakaian~
Almost every single person wears cotton clothes everyday, including me. Yah gak salah juga sih, tapi kalau basah, bahan katun bakal terus menyerap panas dari tubuh, and in some cases will lead to hypothermia and then you know what would happen if it left untreated right ?

Jadi kalau ada niat beraktifitas lama di alam terbuka, pakai yang berbahan Quick-dry, kayak bahan-bahan yang digunakan di pakaian olah raga itu.
Kalau bawa tas kecil atau daypack, bawa jaket atau pakaian cadangan yang disimpan di dry bag atau plastik Zip-lock yang kedap air.
Bawa benda sederhana seperti payung atau jas hujan seperti poncho akan sangat berguna.
Kita bakal bahas soal pakaian lebih jauh di postingan lain (kalo inget :3 )

Bagaimana cara menghindari Hypothermia ? Simple, stay out of the elements. Jika kalian tanpa persiapan, cari tempat berlindung dari angin atau hujan, buatlah api jika memungkinkan, itupun jika kalian berada di tempat yang tidak dilalui orang atau jauh dari orang lain yang bisa menolong.
Manfaatkan semak yang tebal, pohon, atau batu besar sebagai tempat berlindung. Kalau kalian bawa poncho, dan ada orang lebih dari satu, manfaatkan poncho untuk membuat shelter seperti lean-to, atau gunakan sebagai atap.

Bagaimana cara menanganinya ? Kalau terkena Hypothermia, intinya sih harus mengembalikan suhu tubuh menjadi normal, But how ? Dapat dilakukan dengan mengganti pakaian yang basah dengan yang kering, hindari tempat terbuka, buatlah api jika bisa, dan lakukan gerakan ringan seperti stretching atau squat untuk menghangatkan otot, dan minum minuman hangat.

Banyak sekali yang minum minuman beralkohol untuk menghangatkan tubuh, padahal itu salah satu hal buruk yang bisa kalian lakukan, kenapa ? Alkohol membuat anda merasa hangat, dari luar. Ketika anda minum alkohol, pembuluh darah melebar, meningkatkan aliran darah ke permukaan, dan membuat anda merasa hangat. TAPI, peningkatan aliran darah tersebut membuat inti suhu tubuh anda menurun, dan lagi dapat mempercepat proses Hypothermia. Belum lagi jika anda mabuk dan tidak dapat berpikir dengan tepat lagi.

Jika kalian bersama orang lain dan orang tersebut mengalami Hypothermia yang parah sehingga tidak mampu bergerak, tangani dengan hati-hati, lepas pakaian basahnya, kemudian masukkan kedalam sleeping bag, beri minuman hangat sedikit demi sedikit untuk meningkatkan suhu tubuhnya.

Tetap Waspada, Bersiaplah untuk yang tak terduga, and remember Cold Can Kill.
See you next time~



Monday, April 1, 2013

Review Senter Tank007 E09


Yap kali ini iseng ngasih review soal senter, sedikit review sedeharna untuk follow up postingan sebelumnya.
Just remember that there was an awesome information in that single post, I know it's pretty old but show you a different way of thinking about flashlight.

Enough for the intro, senter ini adalah Tank007 E09, dengan spesifikasi sebagai berikut :

- New XP-E emitter (XP-E R3)
- 1xAAA 1.2V/1.5V or 1x lith 10440 3.7V Battery
- 3 mode (High-med-low) plus memory
- SMO reflector
- Smooth 'n Durable Twisty Switch
- Very strong and durable with Military req. Hard anodized type III
- IPX-8 waterproof
- Anti roll
- Hardened ultra clear glass lens
- High quality keyring attachment and spare Oring included
- Max 100 lumen w/ AAA battery
- Max 140 lumen w/ 10440 battery

I bought this for around Rp.200k, dan bisa dibilang, its worth it.
Dengan ukuran cukup kecil untuk menjadi gantungan kunci, jadi bisa dibawa di kantong celana dan tentunya kalau jadi gantungan kunci rumah, gak akan pernah lupa kebawa. Menggunakan baterai 1x AAA yang bisa dibeli hampir dimanapun, mulai dari warung kecil hingga supermarket, namun dengan cahaya 100 Lumen yang bisa dibilang jauh lebih terang dibanding senter AA atau D Cell ukuran besar yang masih menggunakan bohlam ataupun LED biasa.

Size Comparison : 18650 Battery , E09, AAA Battery
Sesuai spesifikasinya, Body Hard Anodized Type III dan IPX-8 Waterproof menjamin senter ini cukup kuat menghadapi siksaan, dalam kata lain dapat menahan benturan saat jatuh ataupun terjatuh kedalaam air saat anda berada di tepi pantai, sungai, ataupun saat bencana banjir.

Pengalaman saya, dengan 1x AAA senter ini bisa bertahan sekitar 60 menit dalam mode High, 2-2,5 jam untuk Medium, dan sekitar 15-17 jam dalam mode Low. Belum pernah nyoba kalau pakai Lithium 10440, could last much longer than this I guess.

Paling tidak, dengan ukuran seringkas dan sekecil itu, I got 17 hours worth of light. Kalau runtime dalam mode high terlalu singkat, cukup bawa baterai cadangan, 1-2 buah baterai mungkin cukup.

Meskipun kepala dan body senter terasa agak panas jika dinyalakan dalam mode High dalam waktu yang lama. Pencahayaan lebih ke floody, karena melebar dan tidak begitu cocok untuk jarak jauh, tapi jika digunakan indoor atau sekedar pencahayaan saat melewati jalanan gelap, tentunya sudah lebih dari cukup.

Bisa diletakkan posisi berdiri atau tailstand, untuk digunakan sebagai "lilin" dengan memantulkan cahaya senter ke langit-langit atau ceiling bounce.

Well, I love this flashlight, I always carry it wherever I go, Whenever I can, as my primary light source.
Kalau kalian nyari senter lain dengan ukuran sekecil ini dengan kualitas bagus dan harga yang bersahabat, saya bisa rekomendasikan Thrunite Ti & Ti2, Fenix E05, Olight i3 EOS, atau XTAR WK-21/WK20.

Happy Hunting :D

"Why Do I need Flashlight?" Kutipan dari candlepowerforums.com



Ini adalah salah satu posting dari "techwg" yang dia post di http://www.candlepowerforums.com
Untuk menunjukan betapa pentingnya membawa sebuah senter.
Karena postingan aslinya dalam bahasa inggris, mungkin sebagian orang akan malas bacanya ya~
Yap, itulah kenapa saya terjemahin ke bahasa indonesia untuk memudahkan menyerap maksud dan informasi yang ingin dia sampaikan.

Hope you enjoy reading this :3

"Telah menjadi perhatian saya, bahwa sebagian orang berpikir bahwa senter tidaklah penting, atau tidak berarti untuk dibawa. Sekarang saya tanya anda, Apa anda menikmati melihat sesuatu dengan mata anda ? Ya? Ok, lalu jika listrik padam dan anda tidak bisa melihat apapun, apakah itu nyaman, tidak dapat melihat apapun?

Bagaimana dengan pergi ke Mall untuk belanja di malam hari, dan kemudian listrik padam dan anda berada di kondisi gelap total tanpa mengetahui siapa yang ada di dekat anda, atau jika pemadamanan murni masalah listrik atau kriminal bersenjata.

Anda bisa berada dimanapun kapanpun dan listrik dapat padam, tidak peduli anda berada di jalan, rumah, atau di tempat keluarga. Apa yang akan anda lakukan jika anda dan keluarga anda terjebak dalam kondisi gelap yang tiba tiba? Bagaimana jika orang tua atau kakek nenek anda tersandung kemudian jatuh dengan wajah terlebih dulu, atau anak kecil menangis karena ketakutan. Saya yakin anda tidak menginginkan hal seperti itu. Saya yakin kebanyakan orang ingin melindungi keluarga mereka, sehingga semua orang aman, tetapi orang tidak memperdulikan sesuatu yang sangat sederhana seperti senter.

Biarkan saya beritahu anda soal senter sehingga anda dan orang yang anda sayang aman. Banyak sekali tipe, ukuran, bentuk, tingkat cahaya, dan harga. Beberapa senter cukup murah, tapi jika anda tidak punya, anda menempatkan keluarga anda dalam bahaya, hanya karena tidak mau membelinya. Beberapa senter jauh lebih mahal dan memiliki fitur yang baik. Intinya adalah bahwa anda punya tanggung jawab untuk memastikan bahwa Anda dan keluarga tidak dalam bahaya hanya karena anda tidak mau berinvestasi dengan senter yang murah. 

Beberapa orang berpikir bahwa sebagian besar senter sebesar Multi-D Cell Baterai, dan ini adalah hal yang salah. Anda dapat membeli senter seharga $20 dan membawanya sebagai gantungan kunci dan tidak perlu khawatir dengan apa yang perlu anda lakukan jika listrik padam. Ada banyak Brand senter yang saya suka, mereka disebut "Fenix", dengan harga senter mulai dari yang paling murah hingga yang cukup mahal, dan dengan ukuran yang dapat anda jadikan gantungan kunci, simpan di laci, di kotak peralatan, ataupun di kantong.

Sebagai contoh, Fenix E01 menggunakan baterai 1x AAA dan memberi anda cukup pencahayaan untuk dapat bertahan dan hanya berkisar $20, dan cahayanya akan bertahan selama 20 jam. Dan juga ada yang agak besar dengan baterai CR123, dengan harga $50 yang cukup terang untuk membutakan orang untuk sementara dan memiliki beberapa mode pencahayaan dan fitur keamanan seperti SOS dan Strobe. Dan anda dapat menyalakannya selama 30 jam dalam mode Low atau Sejam dalam mode turbo yang menyilaukan.

Apakah anda sudah menyadari kenapa penting untuk memiliki senter untuk dibawa ? Menurut saya orang yang tidak mau menghabiskan beberapa dollar untuk senter kualitas murah, meletakkan diri mereka dan keluarga di sekitar mereka dalam bahaya yang mungkin terjadi. Dan orang itulah yang akan menyesal tidak memiliki senter, ketika mengunjungi rumah Ibu mereka, dan terjadi pemadaman, dan anda biarkan Ibu anda mencari lilin di kegelapan dan kemudian dia jatuh sehingga kepalanya terbentur dan pinggangnya patah.

Ada 2 perusahaan yang menurut saya sangat bagus untuk Senter, di Eropa, saya pikir www.thephotonshop.co.uk sangat bagus, dan telah membantu saya dengan berbagai informasi untuk memilih senter yang tepat. Untuk Amerika, www.fenix-store.com sangat terkenal dan ada di forum untuk membantu orang dengan masalah.

Anda tidak perlu mengetahui segala tentang senter sebelum membeli, pergi ke tempat itu dan tanyakan apa saja mengenai senter, lihat apa saja yang mereka jual. Anda tidak perlu membayar hanya untuk melihat dan bertanya. Saya tidak perlu memberi tahu anda untuk membeli senter, karena saya yakin jika anda duduk dan berpikir tentang ide keseluruhan dari hal ini, Anda dapat melihat betapa bergunanya dan pentingnya, untuk memiliki senter kemanapun anda pergi. 

Jika anda bisa melihat berbagai senter kualitas bagus, mencari informasi tentang itu dan memutuskan untuk tidak membelinya karena anda merasa tidak butuh, maka anda tidak bisa komplain jika melukai diri anda sendiri atau orang di sekitar anda cidera karena tidak dapat melihat dalam gelap. Setiap orang harus memiliki pencahayaan, itulah mengapa kita aktif di siang hari dan tidak begitu aktif dimalam hari, karena penglihatan kita terbatas di kegelapan. Jadi daripada dibatasi dan membahayakan diri, carilah informasi, lihat senter apa yang ingin anda miliki, dan merasa yakin dengan pilihan anda. Jika anda memilih untuk membeli, atau tidak, maka anda harus menjalani pilihan anda, atau membuat pilihan baru sekarang juga untuk melakukan hal yang benar. 

Tolong tunjukan ini kepada siapapun yang anda kenal, orang yang selalu menertawakan orang yang membawa senter, dan tanya apakah mereka cukup peduli untuk melakukan sesuatu yang benar, atau mereka tidak peduli akan apa yang dapat terjadi.

Saya cukup peduli untuk membagi informasi ini kepada Anda, sehingga ANDA dapat membuat keputusan yang anda senangi, dengan tetap mendapat informasi.

Terima Kasih

Techwg"

Thursday, February 28, 2013

Smith & Wesson "CKSUR2" Search & Rescue Knife


Well, this is gonna be another knife review from me.
Sekarang saya mau coba review singkat aja soal S&W CKSUR2 SAR Knife.

AFAIK, ada beberapa seri pisau keluaran S&W yang satu ini dengan tipe blade & handle yang berbeda.

Spesifikasinya yaitu :


OAL : 10.5"
Blade Length: 5.9"
Cutting Edge: 5.25"
Handle Length : 4.5"
Blade Type: Clip Point
Weight : 7.oz
Steel : 440c


Saat pertama kali unboxing pisau ini, kita mendapatkan pisau, sarung, dan diamond sharpener.
Nylon sheath was pretty good, tapi velcro atau perekat untuk menahan gagang pisau kurang bagus.
Juga sheath tidak ambidextrous, jadi bagi yang kidal sepertinya agak kesulitan.
Kita dapat membawa pisau ini secara horizontal ataupun vertikal karena tersedia beberapa loop pada sarungnya.
Ada juga kantung dibagian depan tempat menyimpan sharpener, tapi dapat dialih fungsikan untuk menyimpan survival kit lainnya.

Pisau ini tidak terlalu tajam saat didapat, bentuk edgenya pun agak "berantakan" sehingga perlu di re-shape dan di asah ulang, setelah itu tidak ada masalah.
Jenis baja yang digunakan adalah 440c, yang merupakan stainless dengan kualitas yang cukup baik.
Menurut keterangan, pisau ini full tang, tetapi lebih ke bentuk Rat-tail.
Dapat terlihat ada seperti pin di ujung bawah handle yang sepertinya berguna untuk menahan tang.

Handle dari karet cukup nyaman di genggaman, dengan handguard sehingga tidak perlu khawatir saat slip sekalipun saat menggunakan.
Teflon coating nya membantu mengurangi resiko karat, karena meskipun dikatakan sebagai stainless tetap akan muncul karat jika terekspos dengan oksigen, air, ataupun kotoran.

I've been cutting some branches with it, feels pretty good. Belum nemu batang kayu yang cukup tebal untuk tes lagi.
Kekurangannya mungkin karena beratnya yang cukup ringan, sehingga akan kurang nyaman jika digunakan untuk chopping, terutama pada kayu yang keras.
Ketebalannya cukup meyakinkan bahwa pisau ini tidak akan patah hanya karena batoning, but if you really push it beyond its limit, who knows ?

Seperti yang kalian lihat, di bagian bawah sarung dililit dengan tali. Itu cuma tali nylon, atau tali kur, sepanjang sekitar 3 meter. Jika perlu membuat shelter maka paling tidak sudah tersedia tali yang cukup panjang.

Well, sejauh ini pisau ini memiliki ketajaman yang lumayan, ketahanan yang cukup dan kualitas yang cukup bagus pula. Di beberapa website luar, ada segelintir reviewer yang menyatakan bahwa gagangnya dapat lepas karena pin nya kurang bagus. But, I guess if you treat any knife nicely, it would help you in any situation very well.

Di website luar, harga pisau ini sekitar $27-$45, bisa nemu yang lebih murah dari itu jika kalian rajin nyari. This is a pretty decent knife with a decent price. Saya gak akan ngerekomendasikan pisau ini, tapi kalau ada yang tertarik beli , silakan saja.



*Update Review

Ini tambahan foto-foto setelah tes yang cukup ringan, dengan hasil yang lumayan memuaskan.



Di foto terakhir keliatan ada bekas gesekan kayu yang nempel di coatingnya, agak susah dihilangkan, tapi ga mengurangi fungsi sama sekali. Setelah chopping dan batoning di atas itu, ketajaman agak berkurang, jadi gak bisa nyerut kertas dengan lancar. Tapi kembali lagi bahwa kita atau saya gak akan pakai pisau ini cuma buat nyerut kertas. Di asah sebentar dan di stroping juga udah lancar lagi. Gak ada chipping atau rolling setelah tes, handle juga masih kuat ditempatnya. So far, this knife is pretty damn good for its price.

Sunday, February 24, 2013

CRKT Dogfish by Tom Krein Review

Hello~ it's been a while.
Kali ini pengen nulis review dikit, about my new EDC knife.



Ini adalah neck knife buatan Colombia River Knife & Tool.
Here's the specification :
OAL : 5.25"
Weight : 1,5 ons
Blade length : 2.25"
Thickness : 0.14"
Material : 3CR13
HRC : 51-53
Finish : Bead Blast
Grind : Bevel
Style : Wharncliff
Size Comparison
Pisau ini datang dalam keadaan razor sharp atau paling tidak shaving sharp, cukup tajam untuk mencukur bulu. Dengan tipe baja yang cukup mudah untuk diasah , dan bentuk edge yang lurus memudahkan bagi siapapun untuk mengasahnya.

,Dan material 3CR13 cukup mirip dengan 420J2 yang akan memberikan ketangguhan, kemudahan dalam mengasah dan ketahanan terhadap noda/karat yang cukup.
Terasa ringan ditangan, namun dengan ketebalan sekitar 0.14 inch atau 3mm, this thing is pretty sturdy for its size.

,I love the knife and the sheath, karena ini neck knife and of course I'm gonna wear it in my neck, kemampuan sheath atau sarungnya untuk menjaga agar pisau tidak jatuh adalah hal yang wajib.
So far, I love the kydex sheath, ada bunyi "klik" saat memasukan pisau kedalamnya dan itu sangat meyakinkan.

,The only problem for my medium-sized hand is the handle. Handle atau gagang pisau cukup kecil dan hanya cukup untuk 3 jari. Jimping di beberapa titik membantu untuk menambah daya genggam pada gagang, tapi saat tangan basah atau berkeringat, gagangnya akan menjadi cukup licin.

Sejauh ini bisa diakali dengan melilitkan paracord di gagang tersebut, dan kelebihan paracord yang memanjang juga dapat digunakan untuk meletakkan jari kelingking.
It feels pretty comfy anyway.


,Dengan ukuran seperti ini, kalian dapat memasukkannya kedalam kantong celana, tas pinggang, atau dipakai sebagai kalung.
Pretty much, I recommend this knife, buat yang baru belajar mengasah mungkin pisau ini dapat menjadi benda latihan. Dan nilai plus dari pisau ini adalah harga yang cukup murah.

Tuesday, January 15, 2013

Banjir banjir dan banjir

Belakangan ini berita di TV dan radio gak jauh dari Banjir. Banyak jalanan di Jakarta yang lumpuh akibat banjir, sehingga banyak aktivitas yang terganggu.
Sejauh ini belum ada berita soal korban jiwa dan semoga saja tidak ada.

Kebanyakan orang terlihat meremehkan banjir dan membiarkan anak-anaknya bermain di air banjir yang tentunya sudah terkontaminasi oleh sampah, bakteri dan zat lainnya. Belum lagi air setinggi lutut yang terlihat tidak berbahaya karena tidak tinggi padahal air setinggi 6 inch atau 12 cm yang mengalir dengan cukup deras saja sudah bisa menjatuhkan orang dewasa.
Dan banyak orang yang mengungsi ke loteng rumahnya dengan harapan banjir akan segera surut ataupun jika air meninggi mereka akan di evakuasi oleh tim SAR, sehingga tidak menyimpan persediaan yang cukup bersama mereka. Tapi, bagaimana kalau semua yang kalian pikirkan itu tidak terjadi? Dan segala sesuatu tersebut tidak berjalan sesuai keinginan, would you survive?

Biasanya keluarga terdiri dari 2-4 orang, hanya dengan persediaan air dan makanan yang hanya cukup untuk 2 atau 3 hari, jika kalian banjir meninggi dan kalian tidak bisa di evakuasi, maka untuk bertahan hidup selama seminggu saja akan menjadi hal yang cukup sulit terutama dengan jumlah orang yang banyak.

Kondisi psikis orang yang labil karena menghadapi bencana membuat orang tidak dapat berpikir panjang dan sulit mengambil keputusan.

Jika kalian berniat bertahan di loteng rumah saat banjir, maka paling tidak persiapkan apa saja yang diperlukan. Simpanlah banyak botol air ukuran 1,5L, atau beberapa galon kecil ukuran 6L, jadi saat ketinggian air mulai meningkat, isilah dengan air bersih.

Beli persediaan makanan kaleng karena akan sangat membantu. Kacang merah dan beras juga akan menjadi sumber karbohidrat yang baik, ikan kaleng bisa sebagai sumber protein.
Dengan persediaan yang cukup kalian dapat bertahan selama lebih dari 2 minggu tanpa bantuan dari luar.

,Well my point is, if you want to survive then you have to prepare the best as you could.
Thats it for now, see ya~

Monday, January 14, 2013

Persiapan

Well, my PC is kinda in messed up right now and I can't do much about it, so I'm gonna post from my phone for a while~
Anyway, setelah tau basic survival dan beberapa hal lainnya, ada hal yang terpenting, yaitu persiapan.
Persiapan disini untuk mencegah hal yang tak terduga ataupun membantu kita untuk survive. Tapi, saya gak bakal ngebahas soal survival kit secara detail dulu disini, melainkan soal beberapa hal penting lainnya.
Pada umumnya orang suka bepergian jarak jauh, baik menggunakan kendaraan pribadi ataupun umum. Terkadang apa yang mereka bawa hanya untuk apa yang sudah direncanakan tanpa memikirkan hal yang lain.
Saat ingin bepergian, buatlah jadwal. Kapan kalian pergi, kemana, lewat mana dan untuk berapa lama. Sebisa mungkin tetap ikuti jadwal yang kalian buat dan beritahu orang terdekat kalian mengenai hal itu.
Jadi kalau terjadi sesuatu dan kalian belum pulang karna hal itu, entah karena tersesat, bencana alam atau apapun, orang terdekat kalian tau kapan harus melapor ke pihak berwajib untuk melakukan pencarian.
Hal ini tentunya akan meningkatkan kemungkinan kalian untuk diselamatkan dalam waktu yang lebih cepat dibanding kalian pergi tanpa ada yang tau sehingga tidak ada yang bisa
menolong.
Jika bepergian menggunakan mobil, terutama ke daerah yang jauh dari perkotaan dan masih dekat dengan hutan,bawalah persediaan tambahan.
Bawa tambahan bahan bakar, air minum, makanan, terpal orange/merah dan sleeping bag. Sehingga saat kendaraan mogok atau rusak di tempat yang cukup terisolir, kalian dapat bertahan sambil menunggu.
Meninggalkan kendaraan dapat berakibat fatal, karen pada dasarnya kendaraan kalian lebih mudah terlihat dibanding kalian sendiri.
Jika kalian menggunakan kendaaraan berwarna gelap, pasang terpal orange tadi di dekat kendaraan. Dapat berfungsi sebagai tanda yang mudah terlihat dari udara, juga sebagai tempat untuk berlindung dari cuaca.
It's always good to have cutting tools such as an axe, machete, parang or golok in your car. Karena jika benar mogok di daerah terisolir, sinyal bantuan menggunakan asap dari api adalah hal yang cukup efektif dan kalian akan butuh alat potong tadi.
Tapi tentunya akan jauh lebih baik untuk mempersiapkan segalanya dengan baik dan memberi tahu keluarga kemana kalian akan pergi untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya survival jangka panjang.
Always have a backup plan ready.

Wednesday, January 9, 2013

Everyday Carry (EDC)

Everyday Carry (EDC) atau Bawaan harian (seperti yang dikutip dari Everyday-carry.com)biasanya berkaitan dengan barang atau benda yang kita pakai atau bawa sehari-hari untuk mengerjakan sesuatu hal, sebagai alat bantu atau untuk digunakan saat situasi darurat. Dalam pandangan yang lebih luas, itu adalah gaya hidup, disiplin atau filosofi tentang kesiapan.

Kurang lebih itu adalah definisi dari EDC. Sekarang, kenapa saya bahas EDC? Karena sebenarnya barang yang kita bawa sehari-hari bisa saja menolong kita di situasi darurat yang tak terduga. Dan biasanya apa yang dibawa setiap harinya tentunya berbeda tiap individu.
Now, I just want so share my EDC and the reason why I carry it.

My EDC

Kiri-Kanan
1.Headset Sony 
2. Tank007 E09 (1xAAA) w/ Kunci rumah 
3.Leatherman Wave BO
4. Sony Experia Go
5. Samsung B2100
6. Magnesium Firestarter
7. Hand sanitizer
8. Multi-wrap Headwear
9. Kenko K1 Mini & Zebra F-701 Pen
10. Notebook
11. Kaleng (Paracetamol, Diatab, Antiseptik, Alcohol Swab, Bola Kapas)
12. Dompet
13. MOLLE pouch

Let me tell you a bit about my EDC setup.
Tank007 E09 itu senter kecil dengan battere 1xAAA, cukup kecil jadi bisa dipakai buat gantungan kunci.
Dengan lumen sebesar 120 di mode high udah lebih dari cukup sebagai pencahayaan darurat,
 dan tentunya jauh lebih terang dibanding senter yang biasa ditemukan diwarung dengan perbandingan ukuran yang jauh.
Saya selalu bawa senter kemanapun, karena kita gak tau kapan dan dimana kita bakal butuh pencahayaan tambahan, dan senter ini sudah sangat membantu. 

Leatherman Wave juga selalu saya bawa sebagai opsi lain dari 5.11 Wharn for Duty yang kadang saya bawa. Tentunya sebagai multitool punya banyak kegunaan, mulai dari tang, pemotong kabel, pembuka kaleng & tutup botol, gergaji, obeng dsb.
Fitur favorit saya dari LM Wave ini yaitu outside-accessible blade nya, jadi letak pisau dibagian luar dengan sistem linerlock memudahkan dalam mengakses pisaunya.
I'm gonna write a full review bout this next time.

Xperia Go & Samsung B2100 sebagai alat komunikasi tentunya. Konstruksi waterproof & dustproof nya membuat mereka nyaman digunakan di setiap kondisi cuaca dan kegiataan outdoor, tanpa harus takut rusak terkena air atau pasir.

Magnesium firestarter sebagai back-up untuk menyalakan api,
terutama jika terjadi sesuatu yang tidak terduga ditempat yang tak terduga pula.

Hand sanitizer selain sebagai alternatif cuci tangan jika tidak ada air, kandungan ethanol 70% nya juga dapat dimanfaatkan untuk menyalakan api.

Multi-wrap headwear bisa dipakai untuk melindungi leher dari sengatan matahari dan udara dingin, sebagai masker debu, bandana & headband untuk menyerap keringat di dahi dan kepala,
juga dapat digunakan untuk proses filtrasi air.

Pulpen Zebra F-701 sebagai alat tulis tentunya, tetapi konstruksi full-metal nya juga membuat pulpen ini berpotensi sebagai alat beladiri, karena dapat digunakan mirip dengan kubaton.

Notebook kecil ini selain untuk mencatat hal penting, selembar kertasnya juga dapat menjadi alat bantu untuk menyalakan api.

Kaleng berisi obat-obatan untuk bepergian, sebenarnya ini kaleng untuk perlengkapan menjahit tapi saya alih fungsikan untuk medis & survival kit. Well, you just need to improvise.

Dompet berisi uang dan identitas untuk survive di hutan beton alias perkotaan :3

MOLLE pouch ini untuk beberapa EDC, biasanya untuk bawa X Go + Notes + F-701 + LM Wave + E09 dan beberapa benda lainnya.

Yah itulah bawaan harianku, mungkin agak aneh bagi sebagian orang untuk membawa benda seperti itu,
 but as for me, it helps, a lot.
Seperti yang saya bilang sebelumnya, selalu bersiap untuk yang tak terduga, karena kita gak tau situasi apa yang akan kita hadapi, better prepare than sorry.

Well, that's it for now
See you soon ;)














Tuesday, January 8, 2013

Api untuk survival


Api merupakan elemen penting dalam survival, keberadaannya dapat merubah banyak hal. 
Dengan api, kita dapat terhindar dari hipotermia, mencegah binatang buas untuk mendekat, memberi cahaya di malam hari, memasak dan sebagainya. 


Memiliki kemampuan untuk membuat atau menyalakan api dalam situasi survival tentunya adalah sebuah keuntungan besar.

Banyak orang yang bergantung pada korek gas dalam menyalakan api. It's not a bad thing, tapi jika korek gas itu hilang maka kalian gak akan bisa nyalain api kalau gak tau alternatif lain.

I myself used such lighter pretty often, tapi saya juga lebih sering nyoba nyalain api dengan alat dan metode lain. 



Menggunakan batu api dan besi, dengan batang kayu menggunakan teknik drill atau bow drill, atau dengan magnesium bar dan ferro rod.
Karena korek gas gak selamanya berfungsi dengan baik, terutama jika terkena air atau terekspos suhu dingin.


Never depend your life on one thing that may break, sometimes you need to know how to improvise.


Selain membawa korek gas mungkin di saku celana, bawalah cadangan di tas atau dimanapun, bawa juga korek batangan dan simpan di tempat yang kedap air. Membawa ferro rod juga bisa jadi hal yang bagus. 
Kinda sounds like an overkill by carrying all those things, but well, always prepare for the unexpected.

I always carry a magnesium fire starter with me, and I love to start a fire with it.

Nah, sebelum membuat api, sama seperti saat membuat shelter, temukan lokasi yang tepat.
Terhindar dari angin, dekat dengan kayu bakar, tapi tidak terlalu dekat dengan benda lain yang mudah terbakar seperti ilalang kering dan semacamnya.
Selalu siapkan ranting kecil dan kayu bakar sebelum membuat api, karena menjaga api tetap menyala jauh lebih sulit dibanding membuat api.

Ketahuilah material kering yang ada di sekitar kalian yang bisa menjadi sumber api, seperti rumput kering, serbuk kayu, atau benda mudah terbakar lainnya dan yang paling penting adalah benda tersebut harus kering agar lebih mudah menyala, terutama jika kita menyalakan api dengan metode selain menggunakan korek.

Jika daerah tersebut cukup basah atau lembab, nyalakan api diatas batu atau tumpukan kayu, jangan langsung diatas tanah, karena tanah yang basah pada dasarnya akan membuat bahan tersebut menjadi basah dan juga menyerap panas sehingga akan sulit. Lain lagi jika api sudah menyala dan kemudian hujan, cukup tambahkan kayu yang lumayan banyak agar api tetap bertahan.

Sunday, January 6, 2013

Makanan

Hello, It's been a while since my last post.
Sekarang kita lanjut ke pembahasan berikutnya, Makanan.

Well, meskipun Rules of 3's menyebutkan bahwa kita bisa hidup 3 minggu tanpa makanan,
bukan berarti kita tidak membutuhkan makanan sama sekali.
Kalau terjebak di tempat dengan udara dingin, dan kalian menghabiskan tenaga untuk membangun shelter/bivak, membuat api, dan hal-hal lainnya, kalian butuh makanan untuk mengembalikan kalori yang sudah terbuang.

Manusia tetap membutuhkan makanan sebagai sumber energi. Makanan yang mengandung karbohidrat dan protein akan sangat membantu, sedikit lemak juga tidak masalah.
It's not easy to get food in the woods, jungle or beach, terutama kalau kalian gak tau mana yang bisa dimakan mana yang tidak dan mana yang beracun atau tidak.
Dalam kegiatan pendakian, atau trekking di hutan aja gak jarang ada yang keracunan karena iseng,
bagaimana kalau kondisinya lebih parah ?

Ada yang disebut dengan "Universal Edibility Test" yang dipakai sebagai acuan untuk mengetes makanan saat berada di alam. 

  1. Uji coba salah satu bagian dari tanaman tersebut
  2. Pisahkan tanaman menjadi komponen dasar - Daun, batang, akar, bunga, buah
  3. Gosok dan letakkan bagian dari tanaman tersebut pada siku atau pergelangan tangan, diamkan selama 15 menit
  4. Sentuh sebagian kecil dari buah atau daun yang akan dimakan pada bagian luar dari bibir untuk menguji reaksi gatal atau panas
  5. Jika selama 3 menit tidak ada reaksi pada bibir, letakkan pada lidah dan diamkan selama 15 menit
  6. Jika tidak ada reaksi, kunyah dan tahan di mulut selama 15 menit dan JANGAN ditelan
  7. Jika tidak ada reaksi panas, gatal, menyengat atau iritasi lain selama 15 menit tersebut, telan tanaman tersebut.
  8. Tunggu 8 jam, jika ada reaksi iritasi pada masa ini, muntahkan dan minum banyak air.
  9. Jika tidak ada reaksi, makan 1/4 dari bagian tanaman tersebut, tunggu selama 8 jam lagi.
  10. Jika tidak ada reaksi lagi, bagian tumbuhan tersebut aman untuk dimakan
Kurang lebih begitulah caranya. 
Kalau kalian bertanya "Kok lama banget harus nunggu 8 jam ?" 
ya daripada harus mati karena makanan dalam 10 menit, 
lebih baik menunggu selama 8 jam atau tidak makan sama sekali.

Well, meskipun hal tersebut bagus untuk menguji coba suatu tanaman yang akan dimakan, tapi saat uji coba tersebut juga dapat membuat kita terbunuh.
Kalau tertarik soal tanaman yang bisa dimakan, coba bawa sebagian tanaman tersebut ke kota, 
lalu uji coba.
Kalau terjadi sesuatu paling enggak ada bantuan medis yang siap sedia.
Sebisa mungkin cobalah memakan tanaman atau jamur yang tidak memiliki kesamaan bentuk dengan jenis yang beracun.
Dan lagi, ada juga tanaman yang memiliki bagian yang beracun dan tidak beracun.

Ada beberapa ciri tanaman yang beracun atau tidak bisa dimakan, yaitu
1. Memiliki getah susu
2. Memiliki duri atau rambut halus yang bisa menyebabkan iritasi
3. Pada kayu dan daunnya memiliki aroma mirip Almond

As for me, saya lebih suka sebisa mungkin menghindari tanaman yang gak saya ketahui.

Sumber makanan lainnya yang jauh lebih aman adalah hewan pengerat, mamalia, burung, ikan dan serangga.
Dan perlu kalian ketahui bahwa
1. Hampir semua mamalia berbulu aman untuk dimakan 
2. Hampir semua serangga berkaki 6 aman untuk dimakan
3. Hampir semua jenis unggas dapat dimakan (hindari jenis unggas yang tidak familiar bagi kalian)
4. Hindari memakan reptil, 
terutama yang berukuran cukup besar seperti buaya, biawak atau yang berpotensi memiliki bisa/racun seperti ular, karena kemungkinan mereka membunuh anda bisa lebih besar.


Yah,kurang lebih begitulah pembahasan kita soal makanan.
Nanti bakal saya update lagi pastinya.
Dan setelah tau sumber-sumber makanan yang potensial, berikutnya mungkin saya bahas juga soal bagaimana cara mendapatkan makanan.

Well then, see ya