Oh, Hello~ It's been a while. Been doing this and that and don't really have the time to write something back then :D
Sama kayak tahun lalu, tema kali ini sama, "Banjir".
Bencana alam yang satu ini hampir selalu terjadi tiap tahun, tapi sepertinya tahun ini skalanya lebih besar.
Kalau liat berita, dimana-mana pasti ngebahas banjir, mulai dari banjir di jalan raya, banjir rob di daerah tepian laut, banjir bandang, dan banjir karena sungai yang meluap.
Daerah pemukiman sekalipun banyak yang terkena banjir dan ada yang mencapai ketinggian 7 meter.
Kondisi banjir ini tentunya melumpuhkan banyak fasilitas dan akses jalan. Banyak jalan yang gak bisa dilewatin karena kena banjir, dan ada fasilitas umum seperti stasiun yang gak bisa digunakan karena tergenang banjir juga.
Gak sedikit orang yang memaksakan untuk pulang kerumahnya dengan melewati berbagai titik banjir, menggunakan kendaraannya. Ya, siapa sih yang gak mau pulang terutama di kondisi seperti itu ?
Since I've been facing this kind of natural disaster for some years, (pity me -,- ) I got some tips to share.
Untuk yang rumahnya kebanjiran, kira-kira begini.
1. Beli stok makanan kaleng
Begitu musim penghujan masuk dan curahnya cukup ekstrim, beli stok makanan kaleng yang cukup untuk anggota keluarga untuk beberapa hari. Ini untuk antisipasi kalau kalian berniat untuk bertahan dirumah (Bug-In) dan punya persediaan makanan yang cukup.
2. Penyimpanan Air Bersih
Kalau sudah mulai banjir dan ketinggian air naik dengan cepat, isi ember atau bak atau botol-botol yang kalian punya dengan air keran. Karena kalau air belum terlalu tinggi, kondisi air masih bagus untuk dimasak dan diminum. There's no such thing as too much clean water, you'll need it.
3.First Aid Kit (P3K)
Dalam situasi banjir, air banjir sudah pasti tercemar dengan berbagai jenis bakteri dan kuman, and those waterborne pathogen can be dangerous. Pastikan punya obat-obatan yang cukup, mulai dari Disinfektan, obat flu & batuk,obat diare, antibiotik dan obat-obatan pribadi lainnya.
4. Hindari kontak dengan air banjir
Jangan terlalu lama berada dalam air banjir, terutama saat hujan. Hal itu bakal ningkatin kemungkinan untuk hipotermia, dan kulit yang lunak karena air bakal lebih mudah luka, terutama di air keruh yang coklat dan banyak sampahnya, kalian gak akan tau apa yang ada di dasar, entah itu paku atau benda lainnya. Kalau terluka, kemungkinan infeksi bisa lebih besar. Gunakan disinfektan jika terluka dan terkena air banjir, hindari kontak lebih lanjut sampai luka membaik.
5. Siapkan peralatan pendukung
Kalian bakal kaget betapa pentingnya senter dan lilin, begitu air mulai tinggi dan listrik dipadamkan. Don't buy those cheap bulb flashlight, it won't last long and it's not that bright at all. Beli senter LED dengan build yang waterproof dan yang pake battery AAA atau AA, it's bright enough to keep your family safe and be able to navigate in dark situation. Simpan di beberapa lokasi dirumah yang gampang ditemukan pas mati lampu.
Radio juga bakal berguna, mungkin dengan adanya smartphone kalian bakal bilang "Buat apa radio ? kan tinggal googling di HP", coba aja masih bisa bilang begitu atau engga ketika listrik udah mati di hari kedua dan kalian gak bisa charging HP. Battere AA atau AAA mungkin bisa di stok untuk persediaan, dan radio bakal jadi sumber informasi yang berguna.
Masih banyak peralatan lainnya, nanti kita bahas lebih detail di post berikutnya, if I have the time :3
6. Simpan Surat-surat penting
Kalau kalian punya surat- surat penting, dan niat untuk bertahan dirumah, ada beberapa opsi.
Pertama, simpan surat-surat dan dokumen tersebut dalam 1 tas, dan bawa ke tempat saudara yang aman dari banjir.
Opsi kedua, simpan surat dan dokumen tersebut dalam Ziplock bag, baru masukin ke dalam tas, buat jaga-jaga disaat perlu evakuasi keluar dan harus bawa dokumen itu. Better safe than sorry.
That's it, kurang lebih itu tips yang dibutuhkan kalau kalian kebanjiran dan berniat bertahan dirumah.
Mungkin ada yang mikir ini berlebihan, but hey, always prepare for the worst case scenario, be safe ;)
No comments:
Post a Comment